Semua ini sudah ditentukan oleh Allah, atas rahmat dan ridho
Allah, tanpa disadari perbedaan malah sangat berguna sekali untuk umat manusia.
Subhanallah…
Dari kehidupanku yang dulu sampai sekarang aku selalu mencoba
belajar, entah dari buku, guru, orang tua, orang muda, bahkan anak kecil. Mencoba
memahami situasi dan kondisi, mencoba memahami perasaan orang, mencoba memahami
karakter orang, semuanya telah kurencanakan dari awal sebab dan akibatnya,
pahit dan manisnya.
Ketika memililki perasaan dengan orang, ada pendapat
mengatakan: “Semua laki-laki cintanya itu saat pandangan pertama, apakah benar?
Apakah tiap laki-laki jika melihat semua wanita langsung jatuh cinta?” Tentu saja tidak begitu. Cuma pada dasarnya
laki-laki tertarik dengan wanita dengan daya visualisasi mereka, jadi sudah
wajar kalau laki-laki jatuh cinta pada pandangan pertama.
Perasaan itu sudah kupertimbangkan, dengan pertimbangan
akankah perasaanku dengan dia akan bertahan sampai akhir datangnya hari itu,
walapun nantinya akan meleset atau tidak Allahualam, aku tetap melaksanakannya
dengan pikiran positif. Karena aku yakin kekuatan berpikir positif akan mampu
memberikan energi positif bagi penganutnya dan semua orang disekitarnya.
Sejujurnya laki-laki itu walaupun memiliki daya visualisasi
yang kuat, namun cinta mereka, perasaan mereka kepada lawan jenis akan bertahan
lama ketika mereka mengenal,mengerti, dan tahu tanggung jawab satu-sama lain,
seperti layaknya pasangan burung dara ketika merawat telur mereka.
Maka, aku menekankan prinsip dalam hatiku kepada penerima
perasanku, layaknya, aku tidak akan merokok sampai akhir hayat. Sepertinya
bodoh, namun aku selalu berusaha berpikir positif dan berdoa, apapun yang kuusahakan,
hanya Allah yang menjadi penentu akhir, dan itu semua aku siap menerimanya.

busyet dah.....
BalasHapusweeh... jangan misuh2 donk... forum sopan ni...
BalasHapus